Menurut
Infobanknews.com Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mencatat,
penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) nyaris mencapai Rp25 triliun sampai awal November
2011. Hampir seluruh bank berhasil melampaui target yang telah ditetapkan pada
awal tahun.
“Realisasi
KUR per 11 November 2011 sebesar Rp24,96 triliun, atau 124,8% dari target
sebesar Rp20 triliun di tahun 2011,” ungkap Deputi Bidang Usaha Jasa Kementerian
BUMN Parikesit Suprapto, kepada wartawan di Jakarta, Kamis 17 November 2011.
Dengan
Jumlah debitur yang mencapai 1.678.720 debitur. Berikut rincian penyaluran KUR:
1.
PT
Bank Negara Indonesia (persero) Tbk, realisasi KUR Rp2,83 triliun (113,2% dari
target) dengan jumlah debitur 42.332 debitur.
2.
PT
Bank Rakyat Indonesia (persero) Tbk total KUR Rp14,54 triliun (145,4% dari
target). Terbagi menjadi KUR Ritel Rp2,63 triliun dengan jumlah debitur 14.028
debitur. Sedangkan realisasi KUR Mikro Rp11,91 triliun dengan jumlah debitur
1.491.846 debitur.
3.
PT
Bank Mandiri (persero) Tbk realisasi KUR Rp3,09 triliun (103,0% dari target)
dengan jumlah debitur 76.458 debitur.
4.
PT
Bank Tabungan Negara (persero) Tbk realisasi KUR Rp628,6 miliar (78,6% dari
target) dengan jumlah debitur 4.435 debitur.
5.
PT
Bank Bukopin Tbk realisasi KUR Rp165,2 miliar (47,2% dari target) dengan jumlah
debitur 1.264 debitur + PT Bank Syariah Mandiri (BSM) realisasi KUR Rp630,5
miliar (105,1% dari target) dengan jumlah debitur 8.221 debitur.
6.
13
Bank Pembangunan Daerah berhasil mengucurkan KUR Rp3,08 triliun (112,8% dari
target) dengan jumlah debitur 40.135 debitur.
Wow…menurut saya ini adalah
hal yang fantastis. Dengan penetrasi KUR yang sedemikian besarnya mudah-mudahan
sektor UMKM semakin memiliki fundamen yang kuat untuk terus berkembang dan
terus menjadi penopang utama sektor riil perekonomian Indonesia. Dan mudah-mudah
tidak terjadi banyak kredit macet atas program ini. Bagaimana menurut anda????